Services

Vivamus pharetra lorem pulvinar vehicula adipiscing. Nullam volutpat lorem dolor, id posuere neque molestie suscipit. Nunc eget elit suscipit, tempus risus cursus, varius odio.

Kami juga menerima Service:

Marine Tangker : Hot Water Heater Marine Tanker,Palm Oil,Crude Oil,StarUp Engine Marine Tanker,Economizer Engine. Tube Coil Heater Barge Tank,

Steam Boiler : Hot Oil Boiler, Hot Water Boiler,Thermal Oil Heater.Fire tube steam generator, Water tube steam generator,Steam Turbine generator.

Mechanical : Oil Tank & Water Tank, HRSG,Economizer,Mechanical & Electrical.

Service : Boiler,Hot Oil Boiler,Burner,Economizer.

PT.INDIRA DWI MITRA
Jl:Dewi Sartika Kp Ceger RT:009/002 DesaLebakwangi, Cadas Tangerang – Banten 15520
Tlp /Fax : 021 – 59371687,021 2259400
HP / WhatsApp : 081388666204
E-Mail: ratman@indira.co.id
www.indira.co.id

   

Korosi Pada Boiler

Korosi menjadi salah satu masalah yang sangat lazim terjadi pada boiler. Bahkan dapat dikatakan bahwa, tidak ada boiler yang tidak mengalami korosi. Karena boiler menggunakan media kerja air yang jika tidak diperhatikan, akan sangat mudah mengkorosi pipa-pipa boiler.

Air murni yang hanya tersusun oleh molekul H2O dan tanpa ada zat lain yang terlarut di dalamnya, bersifat tidak korosif. Zat-zat lain yang terlarut di dalam air lah yang menjadi salah satu pemicu air memiliki sifat yang korosif. Oksigen menjadi salah satu gas yang mudah larut di dalam air dan menjadi penyebab utama terjadinya korosi pada pipa-pipa boiler.

Temperatur air juga menjadi salah satu faktor pendukung terjadinya korosi. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa air di dalam boiler akan mencapai temperatur yang sangat tinggi sesuai dengan jenis boiler yang digunakan. Air yang berada pada temperatur tinggi akan memiliki sifat-sifat yang sangat berbeda dengan air pada temperatur ruang. Pada temperatur di atas temperatur kritisnya, air akan menjadi lebih mudah melarutkan berbagai macam zat yang bahkan sebelumnya tidak mudah larut. Hal ini diakibatkan karena pada temperatur tersebut air lebih mudah terionisasi dan pecah membentuk ion-ion H3O+ dan OH. Faktor inilah yang semakin mendorong terjadinya korosi pada pipa-pipa boiler.

Masalah pada Furnace dan Boiler

Menanggulangi Korosi Pada Boiler

Korosi bersifat irreversible atau dengan kata lain tidak dapat kembali ke bentuk asalnya. Sehingga untuk mengatasi terjadinya korosi adalah hanya dengan jalan pencegahan. Berikut adalah metode-metode untuk mencegah terjadinya korosi pada boiler:

  1. Menghilangkan Kandungan Udara Dalam Air. Udara atmosfer mengandung sekitar 20% oksigen yang menjadi komponen penting terjadinya korosi. Udara bebas ini biasa berkontak langsung dengan pipa-pipa boiler yang tidak sedang beroperasi. Ditambah dengan kondisi udara yang lembab, korosi pun tidak mungkin dapat dihindari. Sehingga untuk menggantikan udara bebas yang mengisi pipa boiler saat ia tidak beroperasi, biasanya digunakan gas nitrogen atau udara yang telah diminimalisir kandungan air didalamnya dengan menggunakan air dryer.

Pada boiler-boiler berukuran besar, penggunaan sebuah sistem untuk menghilangkan kandungan udara di dalam air adalah sebuah keharusan. Berikut adalah sistem tersebut:

  1. Deaerator. Alat ini menjadi satu sistem yang saat ini selalu digunakan pada boiler-boiler besar, karena kepraktisan dan keawetannya. Secara mekanis deaeratormembuang kandungan udara di dalam air boiler dengan jalan menyemprotkan uap air bertekanan rendah ke aliran air yang berada di dalam sebuah drum. Uap air panas akan melarutkan udara ke dalam uap tersebut dan membuangnya melalui saluran venting.

Deaerator
(Sumber: Wikipedia)

  1. De-activator. Alat ini menggunakan metode sacrificingatau pengorbanan, yakni dengan jalan mengalirkan air boiler ke dalam sebuah drum besar yang di dalamnya dilengkapi dengan jaring-jaring baja. Jaring-jaring baja inilah yang akan mengikat gas-gas terlarut sehingga ia akan mengkorosi jaring-jaring tersebut. Dengan cara ini diharapkan gas-gas yang memicu terjadinya korosi tidak akan menyerang pipa-pipa boiler, karena gas-gas tersebut telah mengkorosi jaring-jaring baja di dalam deactivator. Namun sistem ini tidak handal, dan membutuhkan biaya yang besar karena jaring-jaring baja di dalam drum harus sering diganti.

Komponen-komponen Deaerator
(Sumber)

  

Permasalahan-permasalahan yang mungkin terjadi pada Combustion Furnace and Boiler 

 

  1. Nyala Api Bergelombang

Indikasi Masalah

  • Terdengar suara gemuruh
  • Nyala api terlihat erratic (tidak konsisten)
  • Jilatan lidah api kadang-kadang panjang

Pengaruh Oprasional

  • Dapat mengakibatkan kerusakan refractory
  • Dapat mengakibatkan kerusakan burner

Penyelesaian Masalah

  • Kurangi pemakaian fuel sampai sesuai kebutuhan pembakaran
  • Naikan draft furnace dengan menambah bukaan damper
  • Atur pembakaran sesuai kapasitas burner

 

  1. Lidah Api Menyentuh Tube

Indikasi Masalah

  • Secara visual ujung lidah api nampak menyentuh permukaan luar tube

Pengaruh Oprasional

  • Dapat mengakibatkan terjadinya hot spot pada tube
  • Dapat mengakibatkan tube failure akibat terjadinya coking pada tube

Penyelesaian Masalah

  • Bersihkan burner
  • Yakinkan udara pembakaran tercukupi
  • Yakinkan lubang tip tidak terarosi
  • Yakinkan posisi burner dan lubang tip lurus
  • Yakinkan distribusi udara

 

  1. Flashback Pada Mixers

Indikasi Masalah

  • Perhatikan flame back bagian dalam mixer
  • Perhatikan overheating pada bagian luar mixer

Pengaruh Operasional

  • Dapat mengakibatkan kerusakan burner
  • Menurunnkan kinerja heater

Penyelesaian Masalah

  • Naikan tegangan gas pada burner
  • Bersihkan burner
  • Ganti gas tip

 

  1. Bentuk Nyala Api Tidak Beraturan

Indikasi Masalah

  • Nyala sebagian burner panjang dan sebagian lainnya pendek

Pengaruh Operasional

  • Dapat mengakibatkan hot spot
  • Inefisiensi oprasi

Penyelesaian Masalah

  • Bersihkan tip burner (gas atau Oil)
  • Atur semua bukaan air register dengan posisi yang sama
  • Atur draft untuk meyakinkan aliran udara sama pada semua burner
  • Periksa aligment burner dan tip burner

 

  1. Fuel Oil Tercecer

Indikasi Masalah

  • Fuel oil menetes dari burner dan mengakibatkan genangan minyak dibawah burner

Pengaruh Operasional

  • Operasi tidak aman
  • Inefisiensi operasi dan pembakaran
  • Pembentukan coke pada lantai

Penyelesaian Masalah

  • Atur temperature fuel oil
  • Atur fuel oil gun
  • Atur steam differential pressure
  • Bersihkan fuel oil gun
  • Periksa lubang tip, mungkin tererosi

 

  1. Nyala Api Panjang dan Berasap

Indikasi Masalah

  • Secara visual nyala api tampak panjang dan berasap

Pengaruh Operasional

  • Inefisiensi pembakaran
  • Setting cot tidak tercapai
  • Permukaan tube terdapat deposit jelaga
  • Pembentukan coke di dinding

Penyelesaian Masalah

  • Atur tekanan steam
  • Bersihkan fuel oil gun
  • Atur draft
  • Yakinkan fuel oil tip sesuai standard
  • Periksa distribusi udara

 

  1. Nyala Api Miring

Indikasi Masalah

  • Nyala api tampak miring kesalah satu sisi

Pengaruh Operasional

  • Hot spot pada tube

Penyelesaian Masalah

  • Periksa sirkulasi flue gas
  • Bersihkan burner tip
  • Periksa kemiringan burner dan tip
  • Periksa distribusi udara

 

  1. Burner Padam dan Susah Dinyalakan

Indikasi Masalah

  • Operator tidak dapat menyalakan burner

Pengaruh Operasional

  • Kegagalan start up

Penyelesaian Masalah

  • Reposisi pilot sehiingga nyala pilot dapat menyambar burner
  • Yakinkan fuel (gas atau oil) mengalir ke burner dengan baik
  • Tutup air register
  • Atur tip (gas atau oil) pada lokasi yang sesuai

 

  1. Tekanan Gas Tinggi

Indikasi Masalah

  • Tekana fuel pada fuel line lebih tinggi dari keadaan normal yang diperlukan untuk heat release

Pengaruh Operasional

  • Nyala api bergejolak
  • Hot spot
  • Sulit mencapai temperature cot

Penyelesaian Masalah

  • Bersihkan orifice fuel pada burner
  • Bersihkan tip
  • Atur draft burner sesuai kebutuhan heat release

 

  1. Temperatur Stack Tinggi

Indikasi Masalah

  • Temperatur stack cenderung naik diatas desain stack temperatur

Pengaruh Operasional

  • Menurunkan efisiensi furnace
  • Konsumsi fuel dan biaya operasi naik

Penyelesaian Masalah

  • Atur ekses oksigen
  • Atur draft
  • Bersihkan seksi konveksi
  • Lakukan shoot blowing pada tube

 

  1. Overheating Pada Seksi Konveksi

Indikasi Masalah

  • Refractory rontok dari atas
  • Draft pada seksi konveksi cenderung pada tekanan positif
  • Struktur baja dapat melengkung

Pengaruh Operasional

  • Unit shutdown

Penyelesaian Masalah

  • Buka stack damper untuk meningkatkan draft dari positif agar lebih negatif
  • Jika damper telah terbuka, kurangi firing rate untuk mengeliminasi tekanan positif pada inlet konveksi

 

  1. Suara Gemuruh Saat Menyalakan Fuel Oil

Indikasi Masalah

  • Operator akan mendengar suara gemuruh dari burner

Pengaruh Operasional

  • Nyala api tidak stabil
  • Nyala api kadang-kadang hilang

Penyelesaian Masalah

  • Periksa kebocoran steam by pass valve
  • Periksa kandungan air pada fuel oil
  • Naikan tekanan fuel oil
  • Jika memungkinkan naikan ibf fuel oil, jika tidak ubah fuel oil gun dari concentric tube menjadi dual tube

 

  1. Nyala Api Diatas Burner

Indikasi Masalah

  • Nyala api yang terbakar agak jauh diatas tip

Pengaruh Operasional

  • Potensi tidak aman

Penyelesaian Masalah

  • Perbaiki tip (fuel gas atau oil)
  • Periksa flame holder
  • Atur primary air

 

  1. Nyala Api Pilot Padam

Indikasi Masalah

  • Pilot tidak menyala
  • Pilot tidak dapat dinyalakan

Pengaruh Operasional

  • Potensi tidak aman

Penyelesaian Masalah

  • Atur draft
  • Atur primary air pada pilot mixer
  • Periksa tekanan gas pilot dan atur bila perlu
  • Periksa stabilitas nyala api

 

  1. Nyala Api Di Burner Naik Turun

Indikasi Masalah

  • Perhatikan pada mixer akan cenderung panas dan nampak kemerahan

Pengaruh Operasional

  • Kondisi nyala api tidak stabil

Penyelesaian Masalah

  • Kurangi tekanan fuel pada burner
  • Naikan draft pada burner dengan membuka stack damper

 

  1. Nox Tinggi

Indikasi Masalah

  • Pengukuran Nox di stack tinggi

Pengaruh Operasional

  • Emisi Nox melebihi ambang batas yang diijinkan

Penyelesaian Masalah

  • Cek secondary air register
  • Cek O2 level
  • Cek aliran fuel gas pada primary gas tip dan staged gas tip